Cdidi Si Butek, semua CDI sudah pernah di coba, copotan original atau kw , dicoba rata-rat 2-3 ribu km. Dari sisi performacdan BBM tidak ada perbedaan berarti dibanding platina, alias sama saja. Keunggulan CDI di RPM tinggi tigak pernah dicoba, karena Si Butek rata-rat cukup di RPM 2 ribuan saja. Kesimpulan : platina atau CDI sama-sama
DelcoDistributor Hardtop 2F model PLATINA [BISA COD] di Tokopedia â Promo Pengguna Baru â Cicilan 0% â Kurir Instan.
standardan motor saat menggunakan CDI programmable. ⢠Perbandingan torsi yang dihasilkan dari motor saat menggunakan CDI standar dan motor saat menggunakan CDI programmable. ⢠Perbandingan konsumsi bahan bakar motor saat menggunakan CDI standar dan motor saat menggunakan CDI programmable dengan cara uji jalan. 3
SedangkanCDI jenis kedua, platina digantikan oleh pulse igniter yang bekerja sesuai dengan timing mesin. Pada CDI versi modern dengan menggunakan pulse igniter, cara kerja pengapiannya pun lebih mudah. Saat Anda memutar kunci kontak pada posisi on, maka akan terjadi aliran arus dari baterei CDI. Setelah itu arus akan melewati converter
SedangkanCDI pada jenis kedua, platina digantikan oleh pulse igniter yang bekerja sesuai dengan timing mesin. Pada CDI versi modern dengan menggunakan pulse igniter, cara kerja pengapiannya pun lebih mudah. Saat kita memutar kunci kontak pada posisi on, maka akan terjadi aliran arus dari baterei CDI. Setelah itu arus akan melewati converter
MengenalApa Itu Platina dan Fungsinya. Platina adalah komponen yang digunakan pada jenis pengapian mobil lama yang saat ini sudah digantikan Capacitive Discharge Ignition atau CDI pada seri mobil baru. Platina memiliki kaitan erat dengan performa mobil. Apabila performa mobil menurun seperti tidak cepat padahal tidak ada hambatan bisa jadi
yJkxUkU. Kelebihan Pengapian CDI di Mobil JAKARTA - Ada anggapan bila sistem pengapian CDI membuat konsumsi BBM lebih irit dibanding pengapian yang mengandalkan platina. Padahal, tak ada bedanya tingkatan konsumsi BBM dari mesin yang pengapiannya masih platina dan yang membedakan hanyalah tingkat kestabilannya saja. Sistem pengapian CDI jelas lebih unggul dibanding platina yang sering ada perubahan fisik lantaran sifatnya yang mekanis. âKalau setting-an platina sudah berubah, ya otomatis konsumsi bahan bakar jadi lebih boros,â bilang Hasan dari bengkel Ahli Karburator di sistem pengapian platina dipicu dari gesekan dalam ebonite dengan as delco sehingga celah platina berubah. Perubahan setelan platina bakalan lebih cepat berubahnya bila kondisi as delco sudah afkir. âPerubahan kedudukan platina itu yang mempengaruhi waktu pengapian,â sahutnya problem itu tak berlaku di sistem pengapian CDI yang condong lebih stabil dari waktu ke waktu. Kelebihan inilah yang menurut Hasan membuat pemilik mobil ingin ubahan sistem pengapian platinanya menjadi CDI. Dana yang dibutuhkan untuk ubahan ini, jika pakai CDI eks Singapura, kurang lebih Rp 500 ribu
Hari ini saya akan menjeleskan perbedaan antara platina dan cdi Capasitor Discharge Ignition. Mungkin para mastah juga sudah tau perbedaanya namun saya ingin menjelaskan lagi agar tidak lupa..Sebelumnya mungkin ada yang pernah bertanya kepada anda apasih perbedaan platina dengan cdi padahal fungsinya sama?? Memang kalau dari segi fungsinya itu sama yakni mengatur besar kecilnya arus induksi dari putaran roda gilamagnet/spull terhadap koil pengapian ignition coil ke busi spark plug. Namun yang membedakannya yakni dari segi cara awalnya sebelum cdi ada kendaraan baik itu motor atau mobil kebanyakan memakai platina sebagai otaknya sistem pengapian, namun ketika cdi muncul akhirnya banyak prosdusen yang beralih menggunakan cdi sebagai otak sistem pengapian sebab cdi dinilai lebih efisien ketimbang antara platina dan cdi bisa dilihat dari cara kerjanya. Cara kerja Platina yakni secara mekanis. Jadi Kem platina akan digerakan roda gilamagnet. Arus listriknya ga terus menerus tapi dg sistem kontak putus atau bisa di bilang ada jedanya. Terus kalau begitu harus distelkah? Ya harus karena sebagus bagusnya platina lama kelamaan pasti ada yang menipis karena gesekan sampai bisa juga aus baik itu dari kem platina dsb baca juga cara menyetel platina. Kalau cdi carakerjanya sudah lebih moderen yakni elektris jadi cdi tidak perlu dibersihkan lebih awet dan tidak perlu distel serta cdi sudah dilengkapi dengan sensor sinyal yakni pulsarigniton pulzer pembangkit pulsar berfungsi untuk memberi sinyal kepada cdi kapan koil harus mengirimkan arus induksi ke busi tepat pada saat torak pada akhir langkah kompresi. Dari penjelasan saya di atas bisa disimpulkan baik itu kekurangan dan kelebihan platina dengan platina 1. Tidak bisa rpm tinggi sebab ia masih mengandalkan tarikan gas. cepat aus. Sebagus atau semahalnya platina tidak menjamin bahwa platina akan awet. dengan kotoran biasanya debu dan juga air baik itu hujan atau platina cdi condong lebih cdi awet sebab karena tidak ada kontak karena sudah elektris. perlu di stel. ganti coil racing sebab tidak ada sudah agak lebih paham bukan perbedaan platina dengan cdi?
â Perbedaan GL 100 Platina dan CDI AC itu ada di aspek apa saja? Di sini ada beberapa perbedaan yang mana sebenarnya tidak mutlak di varian platina dan CDI. Di sini kami sebutkan jika perbedaan tidak mutlak di varian Platina dan CDI. Kenapa demikian? Sebab dari 3 varian GL100, setidaknya yang varian Platina Generasi kedua punya kemiripan dengan varian CDI. Jadi justru jika dikelompokkan, maka petanya akan jadi GL100 Platina generasi pertama vs GL 100 Platina generasi kedua bersama GL100 CDI. Lalu, apa saja perbedaan dari generasi GL 100 tersebut? 2. Perbedaan Generasi GL 100 Platina dan CDI AC 4. Perbedaan Sistem Pengapian 5. Perbedaan Bentuk Mesin GL 100 Platina dan CDI AC 7. Speedometer Menjadi Lebih Kotak 8. Perbedaan Bentuk Spion GL 100 Platina dan CDI AC 10. Perbedaan Ukuran Ban Belakang 1. Perbedaan Tahun Rilis Yang pertama yang hendak dibahas adalah mengenai bedanya tahun perilisan. Di mana jika ditotalkan, era GL Platina dirilis di tahun 1979 hingga tahun 1985. Sedangkan varian CDI AC dipasarkan di tahun 1985 hingga tahun 1996. Yang kedua adalah perbedaan generasi, jadi alih-alih membedakan varian platina dengan yang CDI, yang mungkin akan lebih mudah dibedakan adalah ketika membedakan varian generasinya. Sebut saja, generasi pertama dirilis di tahun 1979 hingga 1981 dan masih menggunakan platina. Sedangkan generasi kedua dirilis di tahun 1982 hingga tahun 1985 dan juga masih menggunakan platina, namun punya beberapa kemiripan dengan generasi CDI. Dan generasi ketiga adalah generasi CDI yang dirilis di tahun 1985 hingga tahun 1996. 3. Perbedaan cc Mesin Yang ketiga adalah perbedaan cc mesin, di mana generasi GL Platina yang pertama kali dirilis menggunakan mesin berkubikasi 99 cc. Sedangkan generasi kedua dari GL Platina serta GL100 CDI AC mengusung mesin di angka 105 cc. 4. Perbedaan Sistem Pengapian GL100 generasi pertama dan kedua menggunskan sistem pengapian platina. Sedangkan generasi ketiga menggunakan sistem pengapian CDI AC. 5. Perbedaan Bentuk Mesin GL 100 Platina dan CDI AC Bentuk head mesin dari GL 100 Platina cenderung lebih kecil bila dibandingkan dengan head mesin GL100 CDI. 6. Perbedaan Headlamp Untuk GL Platina generasi pertama, lampu depan atau headlamp-nya masih menggunakan yang berbentuk bulat layaknya CB100. Sedangkan untuk GL Platina generasi kedua serta GL CDI, headlamp-nya sudah menggunakan yang berbentuk kotak. 7. Speedometer Menjadi Lebih Kotak Untuk GL Platina generasi pertama, speedometer yang digunakan berbentuk bulat. Sedangkan untuk GL Platina generasi kedua serta yang versi CDI menggunakan speedometer berbentuk kotak. 8. Perbedaan Bentuk Spion GL 100 Platina dan CDI AC Untuk GL Platina generasi pertama, spionnya berbentuk bulat seperti milik CB100. Sedangkan GL Platina generasi kedua serta yang varian CDI AC menggunakan spion yang berbentuk kotak. 9. Perbedaan Rem Depan Rem depan dari GL Platina generasi pertama masih menggunakan rem depan tromol, sama seperti generasi CB100. Sedangkan untuk GL Platina generasi kedua serta yang CDI AC menggunakan rem depan berjenis cakram. 10. Perbedaan Ukuran Ban Belakang Untuk ban belakang dari varian GL Platina adalah sebesar Sedangkan yang CDI menggunakan yang ukuran Namun ukuran ini bisa saja berbeda dari data yang tersedia. Sebab untuk hal ukuran ban ini bisa berubah dari data spesifikasi. VZ/RS Rivenes adalah penulis artikel yang sudah aktif sejak tahun 2016. Memiliki background sarjana dan telah mengikuti beberapa pelatihan digital marketing termasuk soal penulisan artikel. Hingga saat ini, tercatat sudah menulis lebih dari artikel.
Perbandingan platina dengan cdi Artikel ini memuat tentang cara kerja pengapian mesin mobil ignition pada umumnya, baik dengan menggunakan platina maupun dengan menggunakan CDI Dalam hal ini sebenarnya Induction Ignition, hanya saja di dalam dunia otomotif indonesia nama CDI sudah melekat dengan sistem pengapian ini jadi saya gunakan CDI.Gambar dan artikel ini disadur dari dan juga tentunya pengalaman pribadi. Sistem pengapian Conventional Cara kerja pengapian mobil Secara sederhana dapat di lihat pada skema berikut ini Ketika kita memutar kunci kontak ke posisi "ON" yang terjadi adalah seperti gambar diatas, yaitu koil mendapat kan aliran " setrum"dari accu yang bermuatan +, kemudian platina POINTS dalam posisi terbuka. yang artinya Ujung dari koil yang lain berada dalam posisi nol. Ketika kita memulai Starter kita atau ketika mobil kita sudah hidup inilah yang terjadi Platina kita akan mengalami siklus buka oleh karena siklus buka tutup inilah koil kita menjadi "AKTIF" dan melompatkan "setrum" yang cukup besar ke Busi. APA ARTINYA KOIL kita AKTIF ???? Penjelasan secara mudahnya demikian Pada dasarnya alat electronic yang ada di mobil kita membutuhkan setrum muatan Positif + dan negatif - dari aki kita agar dapat aktif. demikian pula dengan koil kita. dia membutuhkan muatan + dan -. ketika kunci kontak dalam posisi "On" terminal koil yang bertanda + sudah di aliri setrum sedangkan terminal koil yang bertanda - masih kosong atau nol. Sesaat setelah kita starter maka posisi platina akan menutup sehingga terminal - mendapatkan aliran muatan - . darimana muatan negatif ini muncul? dari body platina itu sendiri yang di lekatkan pada body mobil kita melalui DELCO dan kabel massa. ketika platina pada posisi menutup artinya muatan negatif- atau yang sering kita sebut massa dalam bahasa awam, tersalurkan melalui kabel platina menuju koil, sehingga koil aktif dan mengahsilkan lompatan "api" ke busi. Bagaimana koil dapat membuat lompatan api yang besar dengan memanfaatkan sumber yang kecil 12V ????? Dengan memanfaatkan Hukum Faraday ==> yang secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut Apabila sebuah magnet kita gerakan diantara kumparan atau gulungan kawat maka seiring dengan pergerakan magnet itu sebenarnya medan magnet maka akan dihasilkan listrik pada kumparan tersebut, dan sebaliknya apabila kumparan kawat pada inti besi kita berikan aliran listrik maka kumparan tersebut akan menghasilkan medan magnet. Dengan kata lain Perubahan medan magnet pada Kumparan akan menghasilkan aliran listri pada kumparan tersebut!!!! koil mobil pada umumnya terdiri dari dua kumparan yaitu kumparan primer dengan jumlah lilitan sedikit dan juga kumparan sekunder dengan jumlah lilitan 100X lipat gulungan Primer. seperti kita melilitkan seutas benang pada gulungan maka hasilnya pasti akan ada dua ujung yang dapat kita temui nah pada gulungan Primer kedua ujung inilah yang akan muncul kepermukaan koil menjadi terminal + dan - pada kepala koil Maka seperti yang kita bahas sebelumnya ketika koil aktif artinya terminal + mendapat muatan + dan terminal - mendapat muatan - maka kumparan primer ini akan menimbulkan medan magnet yang akan mempengaruhi kumparan sekunder yang posisinya berada didalam kumparan primer. Syarat agar kumparan kedua dapat melompatkan lisrtik maka sesuai hukum faraday harus ada perubahan medan magnet. perubahan medan magnet ini terjadi seiring dengan buka tutupnya Platina/Points. Dengan jumlah lilitan yang 100 kali lebih banyak dari pada kumparan primer maka tegangan yang dihasilkan secara mudahnya adalah 100X lipat pula. nah tegangan sebesar ini akan mencari sumber massa atau ground atau kutub - terdekat untuk bisa dinetralisir. maka dengan adanya kabel busi dan busi itu sendiri yang salah satu sisinya tertanam pada ground terjadi lah lompatan bunga api yang mampu membakar campuran bahan bakar udara pada ruang bakar mesin. KONDENSOR Kita sering di suruh montir2 apabila mengganti platina sekalian ganti kondensornya...betul? apakah fungsi kondensor sebenarnya? seperti yang kita bahas diatas bahwa setiap terjadi perubahan medan magnet maka akan menghasilkan tegangan pada kumparan, ternyata selain menghasilkan tegangan pada kumparan sekunder yg diteruskan ke busi, medan magnet yang terjadi pada koil juga menghasilkan tegangan pada kumparan primer itu sendiri. Yaitu sebesar +300V, tegangan sebesar ini terjadi ketika posisi Platina/poits terbuka, apabila tegangan ini tidak di netralisasikan atau digrounded maka akan terjadi lompatan bungan api pada platina kita untuk memaksakan tegangan tersebut untuk ke ini terjadi maka dalam hitungan menit maka platina kita akan hangus dan habis terbakar. Disinilah Kondensor mengambil peranan, ketika platina posisi terbuka kondensor menampung sementara tegangan tersebut, kemudian ketika platina menutup lagi tegangan tersebut akan dinetralisir atau di grounded lagi. BALLAST RESISTOR Balast resistor atau yang dalam bahasa awamnya wheatstone atau restan dan lain2 yaitu berbentuk resistor besar yang terbungkus batu keramik putih terletak diatas resistor. fungsi dari ballast resistor ini adalah penurun tegangan yang masuk ke koil pada saat kendaraan sudah pada kondisi nyala dan berjalan sehingga input ke koil tidak mencapai 12V. hal ini berguna agar koil kita tidak cepat panas dan juga platina tidak cepat gosong. Namun ballast resistor ini tidak digunakan pada saat start pertama. untuk start pertama dibutuhkan api koil yang cukup besar agar dapat membakar campuran bahan bakar dan udara yang masih dingin dan juga pelumasan mesin yang belum sempurna. jadi pada saat starter koil mendapatkan input langsung dari accu sebesar 12V. untuk jenis jenis koil modern ballast resitor tersebut telah terintegrasi kedalam koil sehingga terletak didalam koil itu. built in internal resistor. Busi busi merupakan salah satu komponen utama dalam sistem pengapian, yaitu sebagai komponen ujung yang melakukan pembakaran campuran bahan bakar udara dalam ruang bakar kendaraan, api melompat dari ujung elekroda busi ke ground busi sehingga terjadilah pembakaran. berikut kutipan gambar2 busi yang normal dan tidak normal beserta penyebabnya KELEMAHAN SISTEM PENGAPIAN PLATINA ausan pada platina, semahal2nya platina akan mengalami keausan input tegangan ke dan output dari koil agar tidak menghanguskan platina pada rpm tinggi dikarenakan masih mengharapkan kemampuan mekanik pegas akibat embun, kotoran dan getaran KE untungan sistem pengapian platina montir pinggir jalan yang ngerti Sistem CDI Capasitive Discharge Ignition Pengertian mudahnya adalah pemanfaatan alat elektronik berupa transistor dan kapasitor untuk menggantikan sistem pengapian tradisional platina. Pada prinsipnya CDI memanfaatkan sebuah sensor yang akan aktif apabila di trigger atau di pantik oleh sesusatu, dalam hal ini sensor akan aktif oleh dadu yang ada di tengah delko kita. Salah satu jenis sensor yang sering digunakan adalah sensor Hall. Sensor hall memanfaatkan efek hall yaitu lapisan tipis semikonduktor yang diberi arus listrik vs akan menghasilkan beda potensial vout akibat terjadi perubahan medan magnet secara tegak lurus. beda potensial yang dihasilkan besarnya adallah Vout= I X B Contoh gambar diatas sebuah magnet diletakan didepan sensor hall, apabila benda besi diletakan tegak lurus pada magnet tersebut maka medan magnet didepan sensor hall akan berubah, perubahan ini akan menghasilkan beda potensial pada pin Vout, maka lampu LED akan menyala. Yang terjadi pada delco mobil secara sederhananya adalah seperti gambar dibawah ini Keuntungan Pengapian Dengan sistem CDI 1. Karena tidak ada kontak, maka tidak ada yang akan aus untuk sistem pengapian ini timeless, wearless, bukan menggunakan sistem kontak maka tidak akan terpengaruh pada kotoran, embun pagi, dan juga getaran.pagi2 lebih mudah untuk starter menggunakan koil racing dengan nilai hambatan yang rendah yang tidak dapat digunakan pada sistem pengapian platina. jika koil racing digunakan pada platina maka dengan cepat akan menghanguskan platina anda.... ada lagi setel menyetel platina atau adjustment karena tanpa kontak sehingga jika settingan awal sudah ok maka sistem cdi akan bertahan dalam waktu yang cukup lama. sehingga tidak ada lagi tune up rutin selain penggantian busi. Kerkurangan sistem pengapian CDI mahal dikit tapi kan invest untuk jangka panjang banyak montir pinggir jalan yang mengerti sistem ini sehingga munculah alkisah penggunaan cdi ngeri kalo mogok tiba2 gimana????? gimana mobil2 baru sekarang? udah pada cdi semua bro..... FAKTA Dari 100 mobil CDI yang mogok 95 diantaranya yang rusak bukan CDI nya melainkan KOIL nya.
Perbedaan GL 100 Platina dan CDI itu terletak di aspek apa saja ya? Untuk menjawab itu semua, mari kita uraikan saja di artikel yang satu ini. â Assalamuâalaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas mengenai bedanya GL 100 yang masih platina dan juga yang sudah CDI. GL 100 adalah salah satu motor naked sport yang didaulat oleh Honda untuk menggantikan eksistensi dari CB 100. Motor yang satu ini sempat dipasarkan dengan 2 sistem pengapian yakni versi platina dan juga versi CDI. Lalu, apa sih perbedaan dari kedua motor tersebut? Berikut rangkumannya 1. Perbedaan Tahun Rilis GL 100 Platina dan CDI Setidaknya versi Platina dirilis di tahun 1979 hingga tahun 1985. Di mana di rentan waktu tersebut ada 2 varian GL 100 yang dipasarkan dengan sistem pengapian platina. Sedangkan GL 100 CDI dipasarkan di tahun 1985 hingga tahun 1996 dan sekaligus menjadi penutup varian GL 100. 2. Perbedaan Generasi GL 100 Platina dan CDI Yang kedua adalah perbedaan generasi, di mana seperti yang kita sebutkan di atas, setidaknya total ada 3 generasi dari GL 100 secara total. Di mana yang masih menggunakan sistem pengapian platina adalah generasi 1 dan 2 dari GL 100 yakni yang di edarkan tahun 1979-1981 serta yang diedarkan di tahun 1982-1985. Sedangkan varian GL 100 CDI adalah generasi ketiga atau terakhir yang diedarkan tahun 1985-1996. 3. Perbedaan Kubikasi Mesin Yang ketiga adalah perbedaan kubikasi mesin, di mana varian GL 100 platina generasi pertama mengenakan mesin berkubikasi 99 cc. Sedangkan varian GL 100 CDI dan yang platina generasi kedua sudah menggunakan kubikasi mesin di angka 105 cc atau lebih besar dari varian sebelumnya. 4. Perbedaan Sistem Pengapian Dari tadi bahas soal platina dan CDI, tapi tidak bahas secara spesifik. Jadi generasi pertama dan kedua masih menggunakan sistem pengapian platina. Sedangkan varian GL 100 CDI sudah menggunakan sistem pengapian CDI dengan arus AC. 5. Perbedaan Bentuk Mesin Head mesin dari GL 100 CDI cenderung lebih besar bila dibandingkan dengan generasi platina. Mungkin ini berpengaruh juga dari kubikasi mesin yang disajikan. 6. Perbedaan Bentuk Lampu Depan Sebenarnya ini sedikit ânetralâ. Yang jelas, headlamp atau lampu depan dari GL 100 generasi pertama masih berbentuk bulat. Sedangkan untk GL 100 generasi kedua yang masih platina dan GL 100 CDI sudah menggunakan headlamp yang kotak. 7. Perbedaan Bentuk Speedometer Selain itu, speedometer yang dipasangkan juga sudah kotak dan tidak bulat lagi. 8. Perbedaan Bentuk Spion Spin GL 100 generasi pertama masih bulat. Sedangkan untuk GL 100 platina generasi kedua dan yang CDI sudah kotak. 9. Perbedaan Ukuran Ban Belakang Untuk generasi CDI atau generasi terakhir, rupanya ukuran ban belakangnya lebih besar yakni di angka Sedangkan generasi sebelumnya menggunakan ban belakang berukuran Namun perlu dicatat bahwa spek ini bisa berbeda pada tiap motor GL 100 meski pada generasi yang sama. 10. Rem Depan Untuk generasi Platina gen 2 serta yang varian CDI, rem depannya sudah menggunakan rem cakram. Sedangkan untuk generasi pertama, rem depannya masih menggunakan yang tromol. Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa. Wassalamuâalaikum.
perbedaan platina dan cdi